sumber: http://www.kompas.com – kompas cetak

Rabu, 9 April 2008 | 01:33 WIB

JEPARA, KOMPAS – Pembantu Rektor III Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Husni Amriyanto dan rombongan disambut aksi unjuk rasa ratusan warga Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa (8/4) pukul 14.30 di simpang lima desa setempat. Warga desa semula menduga rombongan itu hendak mengajak pulang mahasiswa UMY yang selama ini melakukan advokasi dan mendampingi warga Desa Balong.

Dalam unjuk rasa, warga laki-laki, perempuan, remaja, hingga anak-anak mendengarkan orasi sejumlah aktivis Koalisi Rakyat dan Mahasiswa Tolak PLTN (Kraton) dan warga setempat. Mereka membawa poster penolakan terhadap PLTN.

Menurut koordinator Kraton, Darul Hasyim, warga Desa Balong konsisten menolak PLTN yang hendak dibangun di wilayah itu.

Menghadapi unjuk rasa, Husni memperkenalkan diri dan rombongan kemudian mengajak warga berdialog di balai desa.

Husni yang dihubungi via telepon menyatakan, ada enam mahasiswa UMY yang tinggal sementara di Desa Balong.

”Kami berkewajiban menjenguk mahasiswa kami, apa benar tinggal di Desa Balong. Kegiatan mereka di Balong terkait dengan kegiatan perkuliahan,” tuturnya.

Husni menyatakan bisa memahami perjuangan warga Desa Balong dalam menolak PLTN. Selama ini warga desa didampingi sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. ”Kami berusaha ikut membantu sesuai bidang kami,” kata Husni. (SUP)

Advertisements