Sabtu, 01 September 2007 | 12:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jepara: Dialog antara Menteri Riset dan Teknologi Koesmajanto Kadiman dan ribuan warga Desa Balong, Jepara yang menolak proyek pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepara pada Sabtu (1/9) siang ini nyaris ricuh. Peicunya Menteri Kusmayanto tiba-tiba meninggalkan panggung karena tidak mau menerima pernyataan sikap dari warga.

Menteri Kusmayanto yang didampingi Bupati Jepara Hendro Martojo akhirnya dikejar warga hingga ke belakang panggung acara diskusi. Dengan kawalan ketat aparat, pintu utama DPRD Jepara dijebol agar Menteri Riset selamat dari kejaran warga.

Koordinator warga, Darul mengatakan, dia hanya ingin menyampaikan pernyataan sikap warga Balong yang sudah berjalan kaki sejauh 35 kilometer menuju tempat diskusi. “Tapi Menristek menolak karena menganggap dirinya harus menandatangani pernyataan itu. Padahal kami hanya ingin menyampaikan secara langsung saja,” kata Darul.

Darul mengatakan, warga Balong kecewa dengan sikap Menteri Kusmayanto yang dinilai tidak dewasa menghadapi kesulitan masyarakat.

Beruntung aksi tidak berubah anarkis karena massa berhasil dikendalikan oleh aparat dan koordinator aksi. Hingga berita ini diturunkan Menteri masih terjebak di gedung DPRD Jepara karena massa masih berkumpul di depan gedung. sohirin

Advertisements