Tekhnologi Nuklir menjadi pilihan pemerintah untuk mengatasi krisis energi listrik, khususnya menambal pasokan Jamali (Jawa, Madura, Bali) yang akan mengalami defisit hingga 40.000 MW beberapa tahun mendatang.

Saya tidak anti PLTN, namun pemerintah lebih baik menimbang masak-masak sebelum memutuskan penggunaan tekhnologi ini. PLTN memang membawa manfaat yang besar khususnya dalam hal efisiensi energi dan juga cenderung ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi bagi lingkungan.

Namun sebaliknya bila terjadi kebocoran tentu betapa mengerikan dampaknya. Barusan kita diingatkan dengan gempa di Jepang yang menyebabkan PLTN terbesarnya,  Kashiwazaki-Kariwa bocor. Nah, padahal Jepang dikenal sebagai sebuah negara yang disiplin dan ketat dalam penerapan standar keamanan dan keselamatannya.

Nah, pemerintah sebaiknya perlu bertanya kembali seberapa butuh kita akan tekhnologi ini? bukankah masih ada sumber energi alternatif lainnya?

Advertisements