24/07/2007 15:53 WIB
Triono Wahyu Sudibyo – detikcom

Semarang – Pengusaha di kawasan Muria atau Kudus, Jepara, dan Pati, Jawa Tengah, mengancam akan hengkang jika PLTN jadi dibangun di Semenanjung Muria, Jepara, pada tahun 2010 mendatang.

Ketua SPSI Kudus, HM As’ad mengatakan, ancaman pengusaha Kudus tidak mengada-ada. Jika PLTN jadi dibangun, maka ratusan industri di kawasan Muria dalam bahaya.

“Sewaktu-waktu PLTN bocor, habislah sudah industri di Muria. Industri di Jawa kemungkinan juga akan terkena dampaknya, karena radiasi nuklir,” katanya usai bertemu dengan DPD asal Jateng di kantor DPD, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (24/7/2007).

As’ad menjelaskan, pihaknya juga mengkhawatirkan kondisi karyawan. “Di Muria kan banyak industri seperti Polytron, Djarum, Pura Barutama, dan lain-lain. Kalau pengusaha hengkang, puluhan ribu karyawan bakal terlantar,” ungkapnya.

As’ad mengaku sudah berkoordinasi dengan pengusaha Muria. Mereka sudah mengirimkan surat protes ke pemerintah pusat, namun hingga kini belum ada respons positif.

“Kita akan bergabung dengan kelompok masyarakat agar PLTN batal dibangun di Semenanjung Muria. Saat ini, pengusaha dipenuhi rasa khawatir,” imbuhnya.

PLTN yang diharapkan menghasilkan energi listrik sebesar 4.000 MW itu akan dibangun di Semenanjung Muria, Jepara, Jateng. Pemerintah akan mengoperasikannya pada tahun 2016.
(try/nrl)

Advertisements