• Tolak PLTN Muria


SENI INSTALASI:Sejumlah seniman menampilkan seni instalasi dalam aksi demo menolak pembangunan PLTN Muria di kawasan Alun-alun Simpanglima Pati, Selasa (19/6).(30)
 
 

PATI– Pengajian bersama Aliansi Rakyat Pati yang sekaligus aksi demo menolak Pembangunan PLTN Muria di jalan depan Masjid Besar Kompleks Alun-alun Simpanglima, Selasa (19/6) kemarin, sepakat mengirim petisi ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Massa dari sejumlah elemen masyarakat seperti PD Muhammadiyah, Muslimat dan Fatayat NU, Nasyiatul Aisyiyah, GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, IPPNU, PMII, Dewan Kesenian Pati (DKP), Lesbumi, dan BEM STAIP dengan tegas menolak dibangunnya PLTN di Semenanjung Muria. Pernyataan itu dengan lantang diteriakkan dari atas panggung oleh beberapa perwakilan elemen masyarakat tersebut.

Tak ketinggalan, hadir di tengah-tengah kerumunan massa yang memadati alun-alun adalah Paguyuban Petani Tambak dan Nelayan Budi Sakti, Kelmpok Petani Tambak Puncel, Forum Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (FKPSPL), Paguyuban Petani Tambak Sumber Mina Alami, dan Kelompok Nelyan Tayu.

Kelompok petani tambak dan nelayan inilah yang paling terancam kehidupannya jika pemerintah tetap bersikeras membangun PLTN.

Tidak hanya mereka, tapi secara turun temurun ancaman itu akan menghantui anak-cucunya.

Tidak Ada Perwakilan

Karena itu, sikap paling baik saat hadir dan berkumpul bersama dengan masyarakat lainnya di Kabupaten Pati adalah menolak pembangunan proyek itu. Dalam aksi tersebut, tidak ada perwakilan pemerintah yang hadir.

Koordinator Pengajian Menolak PLTN, Habib Anis Sholeh Ba’asin, tidak mempermasalahkannya. Sebab, mereka lebih mengutamakan acara protokoler menyambut kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla daripada mendengarkan suara rakyat.

”Kalau tidak bersedia apa kami harus memaksa, tapi rakyat bisa menilai ke mana kira-kira arah berpikirnya dalam menyikapi pembangunan PLTN.” Meski berlangsung siang hari, tapi cuaca redup karena mendung. Massa pun betah mengikuti pengajian yang dimeriahkan kelompok Orkes Puisi Sampak Gus-Uran. (ad-46)

Advertisements